Survei Pilwako Pekanbaru: Agung Nugroho, Muflihun, dan Muhammad Ikhsan Bersaing Ketat di Posisi Tiga Teratas

PEKANBARU – Indonesia Economy and Election Consultants (INDECS Research Center) merilis hasil survei Pandangan dan Preferensi Politik Masyarakat Kota Pekanbaru yang dilaksanakan pada awal Juni 2024 lalu. Salah satu hasil survei menaklik soalan popularitas, kedisukaan, dan elektabilitas bakal calon Walikota Kota Pekanbaru pada Pilkada serentak 2024 mendatang. Hasilnya, Agung Nugroho, Muflihun, dan Muhammad Ikhsan bersaing sengit di posisi tiga teratas dengan perolehan elektabilitas 18.73% untuk Agung Nugroho, 16.73% untuk Muflihun, dan 15.45% untuk Muhammad Ikhsan.

Survei dilaksanakan pada 1 s.d. 8 Juni 2024 dengan total 550 responden. Penarikan sampel dilakukan menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan Margin of Error sebesar ±2.6%, pada Tingkat kepercayaan 95% (z=1.96), dan tingkat keragaman populasi atau P = 0.11. Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka yang terdistribusi secara proporsional pada masing-masing Kecamatan di Kota Pekanbaru serta tervalidasi dengan populasi berdasarkan usia dan tingkat pendidikan responden.

“Hasil survei kami menunjukkan popularitas Agung Nugroho berada pada posisi teratas dengan raihan sebesar 63.36% dengan kedisukaan sebesar 54.69%, kemudian disusul oleh Muflihun sebesar 58.30% dengan tingkat kedisukaan sebesar 48.38%, dan Muhammad Ikhsan dengan popularitas 43.14% dan kedisukaan 38.09%. Tiga posisi teratas ini berasal dari latar belakang yang berbeda sebagaimana yang kita ketahui Agung Nugroho adalah Anggota Legislatif DPRD Provinsi Riau dari Partai Demokrat dan Ketua DPD Demokrat Riau; lalu Muflihun dengan latar belakang Eksekutif yang sempat menjabat sebagai Pj. Walikota Pekanbaru; dan Muhammad Ikhsan seorang Teknokrat yang juga memiliki banyak rekam jejak dalam perencanaan dan konsultasi Pembangunan wilayah Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru”, jelas Darmayuda, Peneliti Utama dan Co-Founder INDECS Research Center.

Setelah tiga nama tersebut, perolehan elektabilitas selanjutnya diisi oleh sejumlah nama-nama tokoh di Pekanbaru seperti Parisman Ihwan (5.27%), Ida Yulita Susanti (3.64%), Erizal Muluk (2.55%), Ade Hartati Rahmat (2.55%), Dastrayani Bibra (2.18%), Kharisman Risanda (2.00%), dr. Rachmansyah (1.82%), Misharti (1.64%), Taufik Arrakhman (1.09%), Ginda Burnama (0.73%), Burhanuddin Gurning (0.73%), dan Endang Sukarelawan (0.36%).

Darmayuda menambahkan, “Masih terdapat sekitar 20.18% yang tergolong Undecided Voters atau belum menentukan pilihan dan 3.82% yang merahasiakan pilihannya. Dari keseluruhan perolehan tersebut, 32.67% responden sudah menyatakan kemantapan memilih dan kecil kemungkinan untuk merubah pilihannya, sedangkan 67.33% masih tergolong dapat berubah pilihan dan mayoritas responden menyatakan akan memantapkan pilihan di dekat-dekat hari H pencoblosan dan paling lama satu bulan sebelum hari pencoblosan”.

Peneliti Utama INDECS Research Center yang juga merupakan Dosen Ekonometrika dan Politik-Ekonomi di Universitas Riau tersebut menerangkan, “Yang menarik dari temuan kami adalah tiga nama teratas relatif berada dalam rentang Margin of Error, sehingga dapat dikatakan per hari ini, ketiga nama teratas cukup bersaing sengit untuk meraih dukungan dan pilihan dari masyarakat Kota Pekanbaru. Kemudian, jika diukur rasio elektabilitas terhadap popularitas masing-masing tiga nama tersebut, Muhammad Ikhsan memiliki rasio elektoral paling besar terhadap popularitas dengan rasio 35.81%, disusul oleh Muflihun dengan rasio elektoral terhadap popularitas sebesar 28.69%, dan Agung Nugroho sebesar 29.56%. Artinya, Muhammad Ikhsan dinilai lebih efektif dalam mengkonversi tingkat popularitasnya menjadi pelorehan elektoral atau elektabilitas. Apalagi waktu masih panjang menuju pencalonan dan pemilihan, sehingga tren elektabilitas ke depan tentunya akan dinamis mengikuti perkembangan sosial, ekonomi, dan politik di Pekanbaru”.

Baca Juga

Silaturahmi Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru 2025-2030, Ayat Cahyadi Ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan

Pekanbaru – Dalam rangka persiapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2025-2030, pasangan calon …